December 5, 2017

Jenis Error Pada Printer Epson dan Solusinya

Printer Epson sekarang ini banyak sekali dipakai oleh beberapa percetakan karena dianggap hasil cetakannya cukup detail dan warna yang jelas, serta kualitas cetak yang sudah tidak di ragukan lagi. Itulah yang menjadi alasan utama, mengapa konsumen banyak yang beralih untuk memilih menggunakan printer Epson ketimbang menggunakan merek yang lainnya. Namun di samping keunggulan tersebut tedapat fakta yang saya temukan ternyata masih banyak masalah terutama dalam menanganani eror, yang kebanyakan kita tidak faham maksud dari error tersebut.

Memang pasti semua printer akan ada eror apapun merknya, tetapi yang menjadi masalah disini adalah apakah anda mengerti apa maksud dari error tersebut? Dalam artikel ini kita akan membahas secara rinci dan mencoba untuk memahami tentang  Error yang sering terjadi pada printer Epson.


     Secara Umum yang paling sering kita temui ada 3 macam jenis error ketika kita menggunakan Printer bermerek Epson. Nah Error Apakah Itu??

1.  Ink Run Out Error
     Dalam menggunakan Printer Epson jenis apapun saya sangat yakin anda pasti pernah menemukan error ini, apalagi jika anda menggunakan epson L series. Eror seperti ini pasti akan terjadi.  Inti dari eror ini adalah bahwa Printer tidak mendeteksi banyak atau sedikitnya tinta yang ada di dalam cartridge berdasarkan kuantity tinta yang ada.
    Artinya, jika sudah waktunya walaupun cartridge terisi penuh tinta, maka error itu pun pasti akan muncul. Nah pertanyaannya adalah, mengapa error ini pasti akan muncul ? Sebenarnya Printer itu sudah di program dari pabrikannya untuk bekerja berdasarkan Hitungan, atau besaran pencetakan yang telah di lakukannya selama ini, jadi setiap pencetakan akan tersimpan di memori dan di sesuaikan dengan berapa jumlah tinta yang harus di keluarkan dalam hal ini adalah yang terpakai, nah berdasarkan hal inilah, kita bisa simpulkan bahwa printer ini membuat hitungan sendiri berapa kuantity tinta yang tersisa. dan hal itulah yang ditampilkan error pada Monitor Komputer anda.
    Lantas Bagaimana Mengatasi Error ini? untuk mengatasi hal ini bisa dengan Mengambil cara yang biasa kita kenal dengan istilah Mereset nya, tapi harus anda pahami juga, bahwa mereset itu ada dua macam, ada yang memakai aplikasi Resetter dan ada yang menggunakan cara yang manual, atau Menekan Serangkaian Tombol-Tombol Pada Printer. dan Penerapannya itu juga berbeda, jadi harus di ketahui juga, kapan kita menggunakan Tool resetter dan kapan Pula kita harus menggunakan cara yang manual.

2.  End Of Services Life atau Ink Absorber Is Full
    End Of Services Life atau Ink Absorber Is Full, nah error ini pun pasti akan kita temui juga, berbeda dengan yang telah dijelaskan sebelumnya di atas, disini setiap printer itu mempunyai sebuah wadah tempat penampung pembuangan tinta, yang biasanya terbuat dari semacam Spon busa berdaya resap tinggi, di tempat tersebut lah seluruh tinta yang terbuang akan di tampung. Pastinya, cepat atau  lambat penampungan tersebut mau tidak mau akan dipenuhi oleh tinta. Makna dari Ink Absorber Is Full artinya kurang lebih Penyerap Tinta Telah Penuh, Tapi Masalah yang satu ini juga banyak yang kurang memahaminya, banyak yang berfikir saat error ini muncul, yang menjadi penyebab utama, adalah tempat penampungan tinta tersebut sudah penuh dan untuk mengatasinya kita hanya mengganti penampungan itu dengan yang baru, Jika hanya sampai disitu pengertian anda, Itu artinya anda belum paham betul tentang munculnya Error Di atas.
    Mengapa Dikatakan Demikian? Sebagaimana anda ketahui bahwa sekarang ini sudah tidak asing lagi jika kita menggunakan Eksternal Waste Ink, atau Pemasangan Pembuangan Tinta yang letaknya di luar body printer, Maka secara tidak langsung kita bisa menyimpulkan bahwa Pembuangan Pada Bagian dalam Printer tidak akan pernah Penuh lagi, Lantas Mengapa Error Ini Masih Kerap Kali Muncul? Tadi sudah kita bahas di atas, Hal ini juga tidak jauh berbeda dengan apa yang telah di jelaskan tadi di atas, bahwa Printer Tidak Mendeteksi, Penuh atau tidaknya Waste Ink secara langsung, tetapi dia mendeteksi berdasarkan Hitungan Pencetakan, yang mana Printer memang  sudah di program untuk mengukur seberapa besar tinta yang terbuang dengan daya tampung Pada Waste Ink Tersebut.
    Untuk mengatasi eror ini jawabannya adalah dengan cara Mereset Printer dengan Bantuan Tool Resetter,  Tool inilah yang nantinya akan anda gunakan ketika anda dihadapkan dengan masalah error seperti ini. Aplikasi Resetter juga memiliki versi yang berbeda-beda tergantung dengan apa jenis printer Epson yang anda gunakan, jadi apabila anda menemukan permasalahan printer seperti ini, saya harap anda tidak akan bingung lagi. Disini saya tidak jelaskan secara mendetil langkah-langkah untuk mereset printer, jadi silahkan anda cari tahu sendiri, langkah-langkahnya sesuai dengan apa tipe printer yang anda gunakan.

 3. General Error
    General Error, jenis Error ini memang termasuk jarang di temui tapi kadang kita temukan juga ketika menggunakan Printer Bermerek Epson. Berdasarkan dari Pengalaman, ini bisa kita katakan jenis error yang paling berat untuk menanganinya,
     Apablia anda menemukan pesan Error seperti ini, artinya printer Epson anda ada yang bermasalah dengan hardwarenya , baik itu kerusakan pada mother board, Sensor dan sebagainya, jadi anda jangan heran kalau anda menemukan Sebuah Printer yang sama Error nya  tapi Solusi untuk mengatasinya itu berbeda dengan printer yang satunya, dikarenakan hardware yang rusak kemungkinan berbeda juga. Sebaiknya Jika anda menemukan pesan General Error, disarankan untuk langsung saja ke Tempat Service Printer Terdekat.

     Saya harap Ke 3 jenis Error Di atas sudah anda pahami betul, jadi jika anda termasuk pengguna Printer Epson, saya harap dengan adanya tulisan sederhana ini, bisa memberikan sedikit manfaat. amin..

Load disqus comments

0 komentar