November 26, 2017

Firefox Quantum Di Bangun Tahun 2017 Yang Di Klaim Lebih Cepat Dari Chrome


Mozilla resmi meluncur browser untuk platform PC terbaru dengan nama Firefox Quantum yang digadang-gadang 30 persen lebih cepat serta enteng/ ringan cari Google Chrome yang merupakan rival dari  Mozilla Firefox sejak lama. Dalam  pembaruan ini akan memberi pengalaman baru Saat kita berselancar internet dengan menggunakan Firefox Quantum, diantaranya saaat kita melakukan browsing dengan membuka puluhan tab kita tidak usah khawatir browser akan jadi lambat, maka nikmatilah kenyamanan dan kecepatanya.

Selain meningkatkan kecepatan menjelajah internet, Firefox juga menambahkan beberapa pembaruan lain pada tampilan browsernya, yang dinamakan Photon. Photon yang ada pada Firefox Quantum ini memberikan theme, item menu, dan desain tab yang baru, yang diharapkan bisa meningkatkan efisiensi penggunanya. Maka dari itu Quantum terasa seperti sekelompok power yang berkumpul di dalam satu browser, di sana dia memperbaiki dan melengkapi semua kekurangan dari  firefox versi sebelumnya, diantaranya adanya item tambahan menu supaya bisa menyalin URL, membuat screenshot lebih intuitif ( ia dapat menangkap sebuah bagian, semua yang ada di layar Anda, atau seluruh halaman web sekaligus), bahkan anda dapat mengaktifkan "Mode Malam" dan membalikkan warna pada kebanyakan situs web yang menyilaukan. selain itu anda dapat memindahkan semua tombol di sekitar, mengubah setiap warna dan font, dan bahkan mengendalikan kerapatan visual aplikasi itu sendiri.

Secara tampilan, Firefox Quantum ini terlihat seperti Chrome. Alih-alih memisahkan bilah penelusuran dan bilah alamat, Quantum malah menggabungkannya, seperti Chrome. Tab nya berbentuk segi empat dan tidak rumit. Quantum agak berantakan di berbagai tempat, contohnya saat anda mencari di dalam kotak dan menawarkan opsi pelengkapan otomatis, hasil pencarian, dan sekumpulan pilihan mesin pencari lainnya di jendela yang sama. Tapi secara umum itu bersih dan sederhana, seperti browser yang seharusnya.

Pembaruan browser milik Mozilla ini pun menandai batalnya kerja sama antara Mozilla dan Yahoo. Sebab di dalam aplikasi Firefox Quantum, Mozilla sudah tidak menggandeng Yahoo sebagai mesin pencari utamanya.
Hal itu pun dibenarkan oleh sang Direktur Bisnis Mozilla, Denelle Dixon. “Kami memutuskan untuk mengakhiri kesepakatan kami dengan Yahoo berdasarkan sejumlah faktor, termasuk demi memberi yang terbaik untuk brand kami,” ujar Dixon seperti dikutip HAI dari DigitalTrends.

Karena mau gimana lagi, guys. Tidak bisa dipungkiri lagi kalau kepopuleran Yahoo jauh tertinggal dari Google sebagai mesin pencari. Hampir semua orang di muka bumi ini menggunakan Google sebagai penolong mereka untuk mencari informasi.

Itu sekilas tentang  Firefox Quantum semoga bermanfaat...
Load disqus comments

0 komentar